Mafia BBM Subsidi Di SPBU 24.353.48 Candimas Menggurita ,Diduga Dikuasai Armada Pelangsir Di Koordinir Oknum Satpol PP dan Oknum TNI AL

Natar - MAFIA BBM SUBSIDI diduga kuat telah menggurita dan beroperasi secara terang-terangan di SPBU 24.353.48 Candimas yang berlokasi di Jalan Lintas Sumatera ,Desa Candimas ,Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan "Hak Rakyat Miskin untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) Subsidi disinyalir telah dirampas ,kuasai oleh sindikat mafia BBM yang sejak lama berkerja sama dengan Oknum internal SPBU .
"Praktik kotor yang para pelaku mafia BBM subsidi di SPBU 24.353.48 Candimas "hanya menyisakan keharuan sekaligus kemerahan di hati warga sekitar yang hendak melakukan pengisian BBM subsidi di SPBU tersebut .
Pasalnya, hampir setiap harinya Masyarakat harus menyaksikan koata penyaluran BBM subsidi Solar dan Pertalite di kuras oleh Armada Siluman yang ada di lokasi yang sangat sudah terorganisir tanpa rasa takut terkesan koata BBM subsidi yang ada di SPBU tersebut hanya untuk kepentingan keluarga sindikat mafia BBM internal SPBU semata .
Modus operandi para pelaku tergolong terang - terangan dengan modus memainkan jadwal waktu - waktu tertentu untuk membuka penjualan BBM subsidi yang ada di SPBU tersebut .mulai dari antrian puluhan kendaraan skala besar jenis fuso diduga terdapat tengki modifikasi selalu terlihat tampak mengantri panjang saat hendak di bukanya pengisian BBM jenis solar ,hingga pengisian dalam durasi yang tidak wajar diduga mereka mengisi BBM jenis solar dalam jumlah yang tidak wajar di setiap kendaraan dengan mengunakan barcode siluman yang sudah di siapkan .
Modus mereka terkadang jika konsumen umum yang hendak mengisi BBM seperti Pertalite selalu di berikan pemberitahuan dengan plang bertuliskan kosong namun heran nya setelah para pelangsir datang diam - diam di buka kembali di layani .ucap warga kepada wartawan.
"Informasi yang di peroleh wartawan , koata BBM subsidi di SPBU tersebut di kendalikan oleh sindikat mafia BBM subsidi diduga bernama Dodi Warga Natar yang diketahui oknum Satpol PP Bandar Lampung dibekingi oknum TNI AL .
Saat tim media mencoba menelisik kebenaran dugaan tersebut pada (27/7/2026) sekitar pukul 09.45 Wib mencoba melakukan pembelian bbm subsidi jenis pertalite menggunakan kendaraan jenis Toyota Calya BE 1513 KX terlihat jalur pengisian BBM Pertalite di halangi degan salah sebuah plang berwarna merah dan terlihat sejumlah orang yang diduga petugas SPBU berada di sebuah gardu sambi berbincang dengan rekan lain nya dan mencoba untuk mempertanyakan BBM jenis Pertalite petugas SPBU yang ada di lokasi ucap hanya "kosong ' pertalite abis ,parahnya saat menanyakan pengisian BBM Pertamax salah satu petugas sebut Pertamax sudah satu bulan tidak dilakukan pengiriman oleh pihak Depot Pertamina .ucapnya .
Hingga berita ini diturunkan belum adanya pihak manajemen SPBU atau Pihak PT Pertamina yang dapat dikonfirmasi terkait prihal dugaan tersebut.
BERSAMBUNG -
