Lampung Selatan  - Waw.Pratik dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis solar melalui pembelian langsiran di Stasiun Bahan Bakar Umum (SPBU) Codo 23.353.17 Branti Haduyang jl.Sumatera Branti Raya Desa Haduyang Kecamatan Natar Lampung Selatan kini terkuak diduga dikendalikan dikuasai mafia solar Oknum TNI - AD insial HR berkerja sama oleh Oknum Pengawas ."

Dari penelusuran pemantau wartawan di lapangan kerap terlihat beberapa kendaraan truck hingga kendaraan besar jenis Fuso diduga pelaku  Pelangsir  BBM solar subsidi tampak antri melakukan pengisian BBM jenis solar di SPBU Codo 23.353.17 Branti Haduyang.Saat salah satu kendaraan espidisi yang diwawancarai awak media beberkan,antrian panjang kendaraan pengisian BBM solar mulai kembali terjadi di SPBU SPBU Codo 23.353.17 Branti Haduyang diduga  disebabkan  adanya dugaan pihak SPBU membuka kembali jalur pelangsir sehingga membuat antrian kembali padat  karena mementingkan kepentingan oknum pelangsir tanpa memikirkan  kepentingan umum .tuturnya kepada wartawan (8/5/2026) lalu .Dirinya jelaskan "sudah cukup lama sejumlah drever espidisi yang kerap mengeluhkan pendistribusian BBM solar subsidi di SPBU tersebut yang diduga sejak lama berkerja sama dengan sejumlah pelangsir solar subsidi namun hingga kini tidak ada keberdayaan para pengemudi lintas yang sangat membutuh hanya dapat melihat kerasukan para mafia BBM untuk mengrampas BBM solar subsidi .keluhnya Parahnya"disetiap antrian BBM jenis solar di setiap harinya sejumlah kendaraan yang selalu sama dari driver hingga kendaraan yang melakukan antrian pengisian pasti selalu ada  di SPBU tersebut dalam satu hari dapat melihat 3 hingga lebih kendaraan tersebut keluar masuk SPBU  Codo 23.353.17 Branti Haduyang .ucapnya Ditempat terpisah sumber yang meminta identitasnya di sembunyikan beberkan terkadang dalam antrian terdapat jalur khusus bagi jalur kendaraan pelangsir dan diketahui cukup lama  penjualan BBM solar subsidi yang ada di SPBU Codo 23.353.17 Branti Haduyang kerap dihabiskan oleh mafia - mafia BBM subsidi yang tidak pernah tersentuh hukum hingga saat ini  yang dikabarkan di kordinatorkan oleh oknum TNI Bernama Heri .

Sementara tim  awak media mencari informasi terus mengali keterangan dari berbagai sumber  yang terendus wartawan   sejumlah kendaraan pelangsir BBM solar subsidi yang ada di SPBU Codo 23.353.17 Branti Haduyang diduga di kuasai dan Dikoordinir oleh oknum TNI yang disebut - sebut bernama Heri .Isu yang beredar  di kalangan media di sebut - sebut Oknum TNI tersebut sejak lama  terlibat sindikat mafia BBM subsidi di provinsi Lampung dan dikabarkan mendapatkan  jatah pembagian pengisian  BBM solar subsidi disetiap harinya mencapai 5000 liter hingga  8000 liter dalam satu harinya di SPBU tersebut dengan modus operandi gunakan barcode siluman ."Fakta lain yang di gali awak media , terendus oknum TNI bernama Heri Sejak Lama   sudah menjalani bisnis BBM solar  subsidi  dan dikabarkan memiliki  Dua unit  kendaraan khusus  untuk melangsir  BBM jenis solar subsidi di SPBU Codo 23.353.17 Branti Haduyang.

Dari penelusuran wartawan terungkap Oknum TNI bernama Heri memiliki dua unit mobil yang sama keduanya  jenis Isuzu  Elf Truck Box  Berwana Putih  Nopol BE 8092 AH dan  Nopol  BE 9401 BP  yang diduga memiliki tengki tambahan sejenis Tekmon didalam Box truck kendaraan  berkafasitas hingga 5000 liter kerap terlihat keluar masuk antrian BBM solar di SPBU  23.353.17 Branti Haduyang.Saat dikonfirmasi wartawan melalui via WhatsApp Oknum Bernama Heri jelaskan  bahwa Di SPBU belum ada giat namum untuk  kendaraan pelangsir ada .trs gmna baik nya terkait berita ini. setahu saya gak ada mas giat di pom itu tp klu pelangsir di daerah natar adaDisingung terkait adanya kepemilikan kendaraan modifikasi "Heri menuding tuduhan dugaan kepemilikan kendaraan modifikasi yang kerap terlihat keluar masuk SPBU 23.353.17 Branti Haduyang."walah bukan lah saya gak pya truk warna putih.singkatnya .Bersambung -